Data & Analitik People • 7 MENIT BACA
Analitik Rekrutmen: Metrik yang Membuat Perekrutan Anda Lebih Cerdas
MAY 7, 2026
Analitik rekrutmen mengubah perekrutan dari aktivitas reaktif menjadi keunggulan kompetitif berbasis data. Berikut metrik yang perlu dilacak.
Metrik inti rekrutmen
Waktu perekrutan (hari dari pembukaan lowongan hingga penerimaan tawaran) adalah metrik rekrutmen yang paling banyak dilacak dan yang paling menyesatkan jika dilihat secara terpisah. Lengkapi dengan: kualitas perekrutan (rating kinerja pada enam dan dua belas bulan, disegmentasikan berdasarkan sumber dan manajer perekrutan), tingkat penerimaan tawaran (persentase tawaran yang dibuat dan diterima), biaya per perekrutan (total belanja rekrutmen dibagi total perekrutan dalam periode tersebut), sumber perekrutan (saluran mana yang menghasilkan aplikasi paling banyak dan perekrutan paling sukses), dan tingkat retensi tahun pertama yang disegmentasikan berdasarkan sumber.
Menggunakan analitik untuk memperbaiki corong
Penggunaan analitik rekrutmen yang paling kuat adalah analisis corong: melacak tingkat konversi pada setiap tahap dari lamaran hingga tawaran. Tingkat keluar yang tinggi pada tahap lamaran menunjukkan proses lamaran yang penuh hambatan atau deskripsi pekerjaan yang buruk. Tingkat kegagalan penyaringan yang tinggi menunjukkan sumber kandidat menjangkau audiens yang salah. Rasio wawancara terhadap tawaran yang tinggi menunjukkan proses penilaian menghasilkan terlalu banyak positif palsu. Setiap tahap memiliki penyebab dan perbaikan yang berbeda: analitik memberi tahu Anda tahap mana yang harus difokuskan, alih-alih mengharuskan Anda memperbaiki semuanya sekaligus.












































