Hiring • 8 MENIT BACA
Perekrutan Keragaman: 10 Strategi Berbasis Bukti yang Benar-Benar Berhasil
MAY 20, 2026
Meningkatkan representasi dalam perekrutan memerlukan perubahan sistemik, bukan gestur simbolis. Berikut intervensi dengan basis bukti terkuat.
Strategi 1-5: memperbaiki alur perekrutan
Hapus persyaratan gelar yang tidak perlu dari deskripsi pekerjaan: penelitian menunjukkan bahwa ini secara signifikan meningkatkan tingkat lamaran dari kelompok yang kurang terwakili tanpa mengurangi kualitas. Audit saluran sumber talenta Anda untuk keragaman, karena papan lowongan dan jaringan yang berbeda menjangkau demografi yang berbeda, dan perluas ke saluran yang menjangkau komunitas yang kurang terwakili. Gunakan bahasa netral gender dalam semua iklan lowongan, dengan menghapus kata-kata seperti 'kompetitif', 'asertif', dan 'dominan' yang menurut penelitian menghalangi pelamar perempuan. Cantumkan rentang gaji dalam semua iklan lowongan untuk menghilangkan dinamika negosiasi penggajian yang merugikan kelompok yang kurang terwakili. Bermitralah dengan organisasi yang mendukung talenta yang kurang terwakili, termasuk pekerja yang kembali ke dunia kerja, mereka yang meninggalkan angkatan bersenjata, dan lulusan dari latar belakang pendidikan nontradisional.
Strategi 6-10: memperbaiki proses
Gunakan wawancara terstruktur dan dinilai untuk semua perekrutan di atas tingkat minimum: telah terbukti secara signifikan mengurangi bias demografis dibandingkan wawancara tidak terstruktur. Wajibkan daftar pendek yang beragam sebelum wawancara: mewajibkan setidaknya satu kandidat dari kelompok yang kurang terwakili mencapai tahap wawancara mencegah ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya bahwa 'kami tidak dapat menemukan kandidat yang beragam'. Lakukan keputusan perekrutan yang dikalibrasi di mana panel yang beragam meninjau skor sebelum penawaran dibuat. Lacak representasi di setiap tahap corong rekrutmen menurut kelompok demografis untuk mengidentifikasi di mana attrisi terkonsentrasi. Dan yang terpenting, ukur kinerja dan retensi perekrutan menurut kelompok demografis untuk memverifikasi bahwa kandidat yang beragam benar-benar berkinerja baik, bukan sekadar ditambahkan ke angka.












































